Ketagihan Kiwi
Salah satu kebiasaanku selain tidur adalah mudah ketagihan. Ketika mencoba sesuatu dan menyukainya, aku bisa memakannya berkali-kali berturut-turut sampai benar-benar bosan baru berhenti
Makanya bisa kacau jika hal ini diimplementasikan pada hal-hal yang tidak baik
Dua minggu lalu, aku mendatangi supermarket khusus sayur dan buah di dekat tempat tinggalku. Menyadari setiap hari berhadapan dengan lingkungan yang tidak sehat; polusi udara, makanan tidak sehat dan kurang higienis, aku menyadari bahwa harus berusaha menjaga body dengan mengkonsumsi sayur dan buah semaksimal mungkin. Nah, bosan dengan apel, pear, jeruk, melon, dan jambu, aku pun bermaksud mencari alternatif lain. Dan disanalah kutemui tumpukan buah Kiwi yang katanya diimpor dari New Zealand.
Ada dua jenis Kiwi dengan merk yang sama Zespri, yaitu jenis besar (lebih mahal) dan jenis kecil (lebih murah). Merasa tak ingin tanggung aku pun memilih membeli yang besar, sebanyak 1kg. Harganya memang lumayan mahal dibanding buah yang umum seperti jeruk atau apel. Tapi ternyata memang sebanding, rasanya sangat manis, segar, dan hampir tidak ada rasa asam sama sekali. Satu kilo pun habis dalam 4 hari
Minggu ini aku membeli Kiwi lagi di supermarket lain, namun memilih yang jenis kecil karena harganya lebih murah. Memang sedikit asam dibanding dengan yang besar. Tapi sama segarnya. Aku memakannya dengan cara membelahnya horizonal menjadi dua, mengambil isi buahnya dengan sendok kecil, dan memakannya seperti dari “mangkok” kulitnya. Nyummy





Wah-wah 1 Kg 4 hari untuk gadis sekecil dirimu???
Itu laper, doyan atau kesurupan vi…
btw, mbak evie baru sekali ini ngrasain kiwi ya?
ada minuman sari buah kiwi yang enak banget mbak, duh lupa mereknya apa ya…pokoknya terdiri dari tiga suku kata. nakula? atau apa ya? yang jelas di citos itu pasti jual. yum.
Mario: Hey, bagaimana kau tau aku ini kecil? Kiwi kan buahnya kecil, ga sebanding pula dengan sepiring nasi
Mya: dulu sekali pernah makan Kiwi, lalu lama tak pernah beli. Pernah juga beli Jus rasa Kiwi buatan Thailand. Tapi tetap, tak sama dengan makan buahnya secara langsung…hehe
Tunggu2, kalo tu buah kiwi ditanem pake mekanisme hybrid (cepat berbuah dan lebih manis), tetep aja ga sehat. Orang eropa dah mulai ninggalin jenis buah2an yang kayak begini.
PS: Buah2an Indonesia juga gak bagus, karena terkenal sama kandungan pestisidanya yang tinggi
Utchanovsky: jadi, makan apa donk kalau semuanya ga bagus dan ga sehat?
vie.. pizza hut yang kemaren juga diceratin dunks..
gmana serunya kita naek taksi berlimaan..
Kiwinya jangan dimakan sendirian, mbok dibawa kekantor..
tiasatna: waaah, ga bisa dieksplore tuh..hihihihi
hihihihi..kiwi emang enakkk
tapi muahalll
merknya Nekta, mbak, aku inget! (hayah, gitu aja bangga)
mungkin nekta diambil dari kata nektar yang artinya madu..soalnya rasanya manis bangettt..nyam..nyam
jadi pengen jus kiwi
Mya: Kamu memecahkan misteri abad ini…hahha, suatu kebanggaan.
thea:memang manis banget mbak, terutama yang jenis “golden”
beli buahnya aja langsung mbak, lebih sehat…
bukannya emang begitu cara makan Kiwi..
dibelah seperti itu, lalu disendoki..
*kangen talok*
@ utchanovsky:
eh tau ndak? bumi kita ini juga ndak sehat. udaranya tercemar, airnya kotor. lantas apakah njenengan ndak pengen “minggat” dari bumi dan mencari tempat lain yang “higienis”?
Zam: Bisa juga Zam, cara makannya dikupas trus dipotong tipis2 gitu. tapi menurutku itu lebih ribet. mending makan disendokin..hehe.
Hidup Zam!
Dulu suka kiwi, tapi beberapa bln lalu makan kiwi nemu di kulkas kantor dan ternyata kiwinya asemmmm bangetttt, skrg jadi puyeng klo ngliat kiwi…
hampir tiap hari makan buah kiwi, makanya aku ketagihan deh sama buah itu, pokoknya cinta mati bangeettt, skr kalao ngga’ makan buah kiwi rasanya kurang lengkap dech makananku…………